Cara Unik LLDIKTI Wilayah V Pahami IKU: Dari Sosialisasi Turun ke Papan Permainan

Yogyakarta - Wajah penyusunan program kerja (proker) di lingkungan LLDIKTI Wilayah V kini tampil lebih segar dan jauh dari kesan kaku. Pada Senin (2/2), sebuah terobosan dilakukan dengan melibatkan seluruh pegawai dalam permainan "tempel proker" berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU). Metode visual dan interaktif ini menjadi jurus jitu Kepala Lembaga, Prof Setyabudi Indartono untuk menerjemahkan target-target rumit kementerian menjadi langkah kerja yang mudah dipahami oleh seluruh staf. Strategi ini merupakan tindak lanjut konkret dari sosialisasi yang digelar jumat lalu, di mana para pegawai kini ditantang untuk menyelaraskan setiap rencana kegiatan langsung dengan sasaran strategis melalui proses cascading yang sistematis.

Pendekatan berbasis IKU ini memastikan bahwa setiap program kerja yang dirancang memiliki landasan kuat sebagai acuan perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Dengan dijabarkannya target hingga ke level unit kerja, setiap personel kini memiliki kompas yang jelas mengenai indikator yang terukur dan dapat dievaluasi secara objektif. Dampaknya, orientasi kerja tidak lagi terjebak pada sekadar menghabiskan anggaran atau mengejar output seremonial, melainkan berfokus pada capaian kinerja nyata yang memberikan manfaat bagi perguruan tinggi binaan.

Langkah inovatif ini sekaligus menjadi komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan. Untuk menjaga ritme kinerja tersebut, seluruh rangkaian penyusunan proker ini dibalut dengan mekanisme monitoring serta evaluasi berkelanjutan secara periodik. Melalui sinergi perencanaan yang matang dan pemahaman IKU yang mendalam, LLDIKTI Wilayah V berupaya menciptakan dampak nyata dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi yang akuntabel dan berkelanjutan.

Humas
LLDIKTI Wilayah V


BAGIKAN