lldikti5@kemdiktisaintek.go.id +628112982558 FAQ ID EN

LLDIKTI Wilayah V Gelar FGD Penilaian Anugerah Leapfrogging untuk Kategori Kerja Sama Joint Resources

Yogyakarta – LLDIKTI Wilayah V menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Anugerah Leapfrogging Tahun 2025 untuk kategori Kerja Sama Joint Resources, bertempat di Ruang Sidang Utama LLDIKTI Wilayah V tanggal 28 November 2025. Forum ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi penanggung jawab kerja sama dan ketua program studi dari sembilan PTS terpilih yang mewakili kategori evaluasi.

Perguruan tinggi peserta terdiri dari Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas AKPRIND Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Akademi Kesejahteraan Sosial AKK, Politeknik LPP Yogyakarta, dan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Anugerah Leapfrogging 2025, yang dirancang untuk memperkuat implementasi strategi Leapfrogging peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi melalui sinergi dan pemanfaatan sumber daya bersama antar PTS di wilayah DIY.

Kepala LLDIKTI Wilayah V menegaskan bahwa kategori Joint Resources merupakan bentuk nyata dari model pembinaan LLDIKTI berbasis kolaborasi, efisiensi, dan pertumbuhan kelembagaan. “Kategori ini bukan sekadar penghargaan, tetapi refleksi atas cara baru perguruan tinggi berkembang—bukan berjalan sendiri-sendiri, namun bergerak bersama melalui jaringan dan berbagi sumber daya,” ujar beliau dalam sambutan pembukaannya.

Pedoman penilaian Joint Resources mencakup empat tujuan utama:

- Mendorong peran kerja sama perguruan tinggi dalam keberhasilan Leapfrogging mutu PTS
- Menumbuhkan iklim kompetisi sehat dan inovatif
- Menjadi wadah berbagi lesson learned dan best practices antar kampus
- Melakukan evaluasi kinerja unit kerja sama yang berdampak nyata bagi lembaga

Adapun hasil kerja sama yang dinilai meliputi pemanfaatan dosen atau asesor bersama, joint research/joint publication, pengembangan kurikulum, berbagi fasilitas laboratorium dan pendidikan hingga penyelenggaraan seminar, pelatihan, dan konferensi secara kolaboratif. Dampak kelembagaan menjadi indikator inti seperti kenaikan akreditasi, peningkatan IKU, efisiensi anggaran, serta kelanjutan jejaring kemitraan.

LLDIKTI Wilayah V telah menetapkan sembilan kandidat Joint Resources berdasarkan laporan implementasi MoA dan IA PTS melalui Surat Kepala LLDIKTI Wilayah V Nomor 3184/LL5/KS.09.00/2025, tanggal 15 Juli 2025. Pada FGD ini, masing-masing PTS diberikan waktu presentasi maksimal 10 menit dan sesi tanya jawab 10 menit antara tim PTS dan tim LLDIKTI Wilayah V oleh Ketua Tim Kerja Networking, Marcella Dwinda Danti Hutami dan Tim Kerja SPMI Akreditasi Chamiddin terkait strategi pengelolaan kerja sama, capaian, dan rencana pengembangannya. 

Selain itu, kategori Mitra Kerja Sama Joint Resources juga dinilai melalui mekanisme pelaporan realisasi MoA dan IA, dan akan ditetapkan tiga pemenang terbaik. Pemenang untuk semua kategori akan diumumkan dalam puncak acara Anugerah Program Leapfrogging 2025, yang berlangsung pada 2 Desember 2025.

Kegiatan penilaian ini menegaskan komitmen LLDIKTI Wilayah V untuk memfasilitasi peningkatan daya saing PTS melalui kolaborasi strategis, efisiensi sumber daya, dan inovasi kebijakan pembinaan. 

“Semoga forum ini tidak berhenti pada penilaian, tetapi memantik semangat kolaborasi lintas kampus untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi kita,” tutup Kepala LLDIKTI.

UNDANGAN PESERTA FGD
DOKUMENTASI KEGIATAN

Komentar & Diskusi

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar