lldikti5@kemdiktisaintek.go.id +628112982558 FAQ ID EN

Sarasehan Kemahasiswaan LLDIKTI V, PTS Diminta Siapkan Talenta Pilmapres Sejak Dini

Yogyakarta – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V menggelar Sarasehan Kemahasiswaan sebagai upaya memperkuat strategi pembinaan prestasi mahasiswa, Rabu (28/1). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama ini diikuti pimpinan dan pengelola kemahasiswaan perguruan tinggi swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sarasehan menghadirkan empat narasumber, yakni Prof. Dr. Rindra Yusianto, S.Kom., M.T. (Universitas Dian Nuswantoro), Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. (Universitas Muria Kudus), Dr. Sunardi, S.S., M.Pd. (Universitas Dian Nuswantoro), serta Ir. Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T. (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Kepala LLDIKTI Wilayah V menegaskan bahwa pembinaan kemahasiswaan menjadi faktor kunci dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Menurutnya, mahasiswa berprestasi lahir dari tata kelola kemahasiswaan yang terencana, konsisten, dan didukung penuh oleh institusi. “Pilmapres bukan agenda dadakan. Perguruan tinggi perlu menyiapkan mahasiswa sejak awal agar mampu bersaing secara optimal,” ujarnya.

Pada sesi pagi, Prof. Rindra Yusianto menekankan pentingnya orientasi jangka panjang dalam pembinaan prestasi mahasiswa. Ia mendorong perguruan tinggi untuk tidak hanya berfokus pada capaian administratif, tetapi juga pada dampak nyata dari prestasi yang diraih. Penyiapan talenta mahasiswa berprestasi, menurutnya, idealnya dilakukan sejak satu tahun sebelumnya sebagai bagian dari strategi menuju Pilmapres 2027.

Sementara itu, sesi siang difokuskan pada pembahasan jangka pendek dalam menyiapkan delegasi mahasiswa menuju Pilmapres 2026. Tiga narasumber mengulas berbagai kendala yang kerap muncul berdasarkan hasil evaluasi juri pada tahun-tahun sebelumnya, mulai dari kualitas gagasan, produk inovatif, hingga kemampuan presentasi dan komunikasi mahasiswa.

Prof. Darsono menegaskan bahwa Pilmapres harus dipandang sebagai instrumen pembinaan berkelanjutan, bukan sekadar ajang kompetisi tahunan. Karena itu, pembinaan karakter, inovasi, dan kemampuan komunikasi mahasiswa perlu dilakukan secara sistematis dengan dukungan pimpinan perguruan tinggi.

Melalui sarasehan ini, LLDIKTI Wilayah V berharap perguruan tinggi memiliki kesamaan persepsi dalam memperkuat pembinaan kemahasiswaan. Dengan strategi yang terarah dan berkelanjutan, mahasiswa diharapkan tidak hanya berprestasi di ajang Pilmapres, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Materi klik disini

Humas
LLDIKTI Wilayah V

Komentar & Diskusi

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar