UMY Kembangkan Platform Dewikajii.id, Perkuat Digitalisasi Desa Wisata Ikan Hias di Bantul

Transformasi digital desa wisata terus didorong oleh kalangan akademisi. Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Muhammad Eko Atmojo, M.IP., menginisiasi pengembangan platform Dewikajii.id untuk memperkuat promosi dan tata kelola digital Desa Wisata Ikan Hias Dewi Kajii di Kabupaten Bantul.

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Dewikajii.id: Pengembangan Wisata Lokal Melalui Pemanfaatan Media Digital untuk Mewujudkan Desa Wisata yang Berdaya” ini dilaksanakan pada Sabtu (28/2). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UMY dalam mendukung transformasi digital desa berbasis potensi lokal.

Muhammad Eko Atmojo menjelaskan, pengembangan platform digital dilatarbelakangi kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas promosi desa wisata di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin kompetitif dan terdigitalisasi.

“Platform digital bukan sekadar website, tetapi pusat informasi dan instrumen membangun kepercayaan publik terhadap destinasi wisata,” ujar dosen Ilmu Pemerintahan ini.

Dewi Kajii dikenal memiliki potensi unggulan di bidang budidaya ikan hias, edukasi lingkungan, serta ekonomi kreatif berbasis komunitas. Namun, pemanfaatan media digital sebelumnya dinilai belum optimal. Melalui Dewikajii.id, identitas digital desa dibangun secara lebih terstruktur, kredibel, dan mudah diakses wisatawan maupun mitra potensial.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan pengelola desa wisata, pelaku UMKM, dan pemuda setempat melalui pelatihan serta pendampingan teknis. Materi yang diberikan mencakup manajemen konten berbasis storytelling destinasi, teknik penulisan artikel promosi, pengelolaan galeri visual, optimalisasi mesin pencari (SEO) dasar, hingga integrasi laman resmi dengan media sosial desa.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang tata kelola informasi digital yang transparan dan akuntabel agar pengelolaan platform dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, Desa Wisata Ikan Hias Dewi Kajii diharapkan mampu membangun ekosistem promosi digital yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi tersebut diharapkan meningkatkan visibilitas destinasi sekaligus memperkuat daya saing desa wisata di tingkat regional maupun nasional, sejalan dengan agenda pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas.


BAGIKAN