LLDIKTI Wilayah V
Logo SSTY Center

Akselerasi Inovasi, Mendedikasikan Sains, dan Teknologi untuk Kemajuan Yogyakarta

Menyatukan Gagasan Akademisi, Kebijakan Pemerintah, dan Kebutuhan Industri demi Pembangunan Daerah yang Berdampak Riil

Yogyakarta bukan sekadar kota pelajar—Yogyakarta adalah laboratorium intelektual dan pusat kedaulatan inovasi bangsa.

Di tengah gelombang transformasi nasional, Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta (SSTY) 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi terbesar yang mempertemukan kepakaran perguruan tinggi dengan arah strategis pembangunan daerah. Kami percaya bahwa riset unggulan tidak boleh berhenti di ruang perpustakaan atau sebatas wacana akademis; riset harus hadir menjawab tantangan masyarakat, mengentaskan kemiskinan, serta menggerakkan roda ekonomi lokal.

Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Pemerintah Daerah DIY, hingga jajaran Pimpinan Kabupaten/Kota, SSTY 2026 menjadi jembatan konkret untuk mengubah potensi penelitian menjadi solusi nyata.

Inilah saatnya perguruan tinggi Anda mengambil peran. Mari bersatu dalam konsorsium, selaraskan fokus riset, dan jadikan karya sains dan teknologi sebagai motor penggerak Yogyakarta Maju.

Logo SSTY

Tentang SSTY 2026

Latar Belakang

Penyelenggaraan Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta (SSTY) 2026 oleh LLDIKTI Wilayah V merupakan langkah nyata menerjemahkan agenda prioritas nasional Asta Cita ke dalam aksi lokal. Mengusung fokus "Kontribusi Perguruan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Pembangunan Daerah melalui Kontribusi Riset", forum ini memastikan riset akademis tidak hanya berhenti di perpustakaan, melainkan menjadi solusi praktis atas tantangan pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di DIY.

Maksud & Tujuan

Menjadi wadah harmonisasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi untuk:

  • Mendiseminasikan arah kebijakan umum pembangunan berbasis riset dari Kemdiktisaintek RI dan Pemda DIY.
  • Mengidentifikasi potensi riset dan inovasi perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan spesifik di 5 Kabupaten/Kota se-DIY.
  • Membangun jejaring kolaborasi erat antara akademisi dengan jajaran pemerintah daerah melalui pembentukan konsorsium

Target Luaran

  • Dokumen konsorsium perguruan tinggi
  • Gagasan kolaborasi akademisi dan pemda

Informasi Pelaksanaan

Tanggal
Rabu, 9 September 2026
Tempat
The Rich Jogja Hotel

Agenda Kegiatan

Rangkaian acara komprehensif yang dirancang untuk menghasilkan luaran strategis dan berdampak.

08:00 - 09:00

Registrasi Peserta

Panitia / Penerima Tamu

09:00 - 09:30

Pembukaan dan Sambutan

Kepala LLDIKTI Wilayah V

09:30 - 10:30

Keynote Speech 1: Arah Kebijakan Dikti

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI

10:30 - 11:30

Keynote Speech 2: Pembangunan DIY

Gubernur DIY

11:30 - 12:30

Sesi Diskusi Panel

Dirjen Risbang & Bapperida DIY

12:30 - 13:30

ISHOMA

13:30 - 15:30

Breakout Session (Diskusi Isu Strategis Daerah)

Peserta Terbagi 5 Ruang

15:30 - 16:30

Pleno Hasil Breakout dan Penutupan

Perwakilan Ruang & Panitia

Speaker & Panelis

Pemikir dan praktisi terkemuka yang akan memandu diskusi strategis.

Keynote Speakers

Prof. Brian Yuliarto
Prof. Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
Topik: Kebijakan Strategis Riset dan Teknologi Nasional
Sri Sultan Hamengkubuwono X
Sri Sultan Hamengkubuwono X
Gubernur DIY
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta
Topik: Arah Pembangunan DIY Berbasis Budaya dan Sains
Dr. Muhammad Fauzan Aziman
Dr. Muhammad Fauzan Aziman
Dirjen Risbang Kemdiktisaintek
Kemdiktisaintek RI
Topik: Program Pengembangan Riset dan Kolaborasi Perguruan Tinggi
Danang Setiadi, S.I.P., M.T.
Danang Setiadi, S.I.P., M.T.
Kepala Bapperida Provinsi DIY
Bapperida DIY
Topik: Pemetaan Isu Strategis dan Kebutuhan Riset Daerah

Breakout Session

Pilih fokus isu strategis yang sesuai dengan kepakaran Anda untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran.

Kualifikasi & Kriteria Peserta

Panduan kualifikasi pendaftaran dan penyesuaian bidang keilmuan dosen dengan isu strategis daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kriteria peserta dosen/peneliti:

  • Dosen aktif pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) atau Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di lingkungan DIY
  • Minimal berpendidikan S3 / Doktor atau menjabat sebagai Guru Besar (Profesor)

Unsur Pimpinan & Undangan Khusus :

  • Pimpinan Perguruan Tinggi (PTN & PTS).
  • Badan Pengelola Perguruan Tinggi Swasta / Yayasan.
  • Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab/Pemkot se-DIY

Isu Strategis: Kabupaten Bantul

Program Unggulan 2025-2029:

  1. Peningkatan kemantapan jalan di Kabupaten
  2. Swasembada pangan melalui pembebasan PBB lahan pertanian pangan berkelanjutan serta fasilitasi pembuatan pupuk organik dan benih tanaman pangan dan hortikultura
  3. Penguatan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Padukuhan (PPMBP) untuk penanganan masalah strategis kewilayahan padukuhan
  4. Pembangunan dan pengembangan destinasi pariwisata unggulan dan fasilitas olahraga jogging track
  5. Penuntasan pengelolaan sampah dengan pemanfaatn teknologi modern, budaya bersih dan penegakan hukum
  6. Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan wirausahawan muda serta pembangunan kawasan industri
  7. Penataan dan pengembangan kawasan pantai selatan dan restorasi kawasan gumuk pasir
  8. Optimalisasi peran dan fungsi relawan untuk penanganan masalah kemanusiaan dan masalah sosial
  9. Pengembangan SDM birokrasi yang kreatif dan kolaboratif serta penuntasan reformasi pelayanan publik
  10. Perluasan jaringan telekomunikasi untuk mendukung pengembangan layanan digital
  11. Penguatan layanan kesehatan promotif, preventif, peningkatan status gizi masyarakat dan pencegahan stunting
  12. Peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan sarana prasarana, profesionalitas guru dan tenaga kependidikan serta bantuan bagi pelajar berprestasi
  13. Pelestarian budaya untuk mendukung pariwisata serta penguatan guyub rukun dan gotong royong untuk mewujudkan keharmonisan dan ketenteraman masyarakat

Isu Strategis Pembangunan Daerah:

  1. Pertumbuhan ekonomi bantul tahun 2025 (4,92%) melambat dari tahun 2024 dan berada peringkat keempat di antara kab/kota lain di DIY.
  2. Indeks gini kabupaten bantul tahun 2025 (0,427) naik dari tahun 2024.
  3. Angka kemiskinan Kabupaten Bantul mengalami trend penurunan, tetapi, akselerasi penurunannya melambat.
  4. Adanya ketidaksesuaian (mismatch) pendidikan dengan serapan kerja.
  5. Masih adanya keterbatasan jangkauan infrastruktur digital di tingkat kalurahan.
  6. Transisi penanganan sampah pasca penutupan permanen TPA Regional Piyungan
     

Unduh Dokumen : Paparan Pemkab Bantul

159
Kursi Tersisa
dari total kapasitas 180
Warna Nametag Peserta: Merah

Isu Strategis: Kabupaten Gunungkidul

Kegiatan Prioritas Daerah

  1. Bocah Pinter : Meningkatkan derajat pendidikaan warga melalui penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan merata melalui penguatan pendidikan budi pekerti, bantuan biaya pendidikan, perbaikan sekolah, dan peningkatan kesejahteraan guru
  2. Warga Sehat : Meningkatkan kualitas dan keadilan pelayanan kesehatan untuk rakyat melalui mencegahan stunting dengan pemberian makanan bergizi, perbaikan layanan puskesmas dan RSUD, dan peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan
  3. Tani Makmur dan UMKM Berdaya : Meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, industri pengolahan, dan pariwisata berbasis masyarakat melalui penyediaan dan perluasan akses pupuk, bibit, perbaikan infrastruktur penunjang (irigasi dan jalan usaha tani), digitalisasi UMKM dengan belabeli produk UMKM, perluasan akses kredit mikro, dan pemajuan desa wisata
  4. Gunungkidul Berdikari : Meningkatkan kemandirian ekonomi daerah yang didukung infrastruktur berkualitas melalui perbaikan jalan, penerangan jalan, perluasan jaringan air bersih dan telekomunikasi, pemberian insentif dan kemudahan investasi, dan peningkatan pendapatan daerah, serta memperkuat akses dana keistimewaan untuk warga
  5. Pamong Nglayani dan Ngayomi : Meningkatkan kualitas layanan publik dan kepastian hukum bagi warga melalui transformasi tata kelola pelayanan publik, pengembangan karir ASN berbasis meritokrasi, peningkatan kesejahteraan ASN, dan perluasan perlindungan dan bantuan hukum bagi warga. Penguatan reformasi birokrasi kalurahan
  6. Warga Gayeng-Guyub : Meningkatkan kualitas kehidupan sosial yang harmonis, toleran, dan melestarikan budaya luhur melalui perlindungan sosial yang inklusif, peningkatan jaminan sosial untuk kelompok rentan, pemenuhan hak penyandang disabilitas, dan peningkatan kesejahteraan pelaku seni budaya, serta pagelaran (festival) budaya yang mensejahterakan warga
  7. Alam Lestari : Meningkatkan kualitas pelestarian lingkungan dan ketahanan warga terhadap bencana melalui pengendalian pemanfaatan ruang sesuai regulasi, pelestarian kawasan lindung, perbaikan manajemen sampah, dan perluasan Kalurahan Tangguh Bencana

 

Unduh Dokumen : Paparan Pemkab Gunungkidul

177
Kursi Tersisa
dari total kapasitas 180
Warna Nametag Peserta: Orange

Isu Strategis: Kabupaten Kulon Progo

TEMA PEMBANGUNAN RKPD 2026

Penguatan Fondasi Pembangunan dengan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif menuju Kulon Progo yang Makmur dan Berkelanjutan berkelanjutan

Isu Strategis :

  1. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
  2. Pemenuhan Pelayanan Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan
  3. Peningkatan Pelestarian Budaya
  4. Peningkatan Daya Saing dan Kemandirian Daerah
  5. Peningkatan Pelayanan Infrastruktur Wilayah
  6. Optimalisasi Tata Kelola Pemerintahan dan Keuangan Daerah
  7. Perwujudan Wilayah yang Aman dan Nyaman
  8. Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Lahan Berkelanjutan
  9. Optimalisasi Kecukupan Pangan dan Air Bersih
  10. Peningkatan Resiliensi terhadap Bencana dan Perubahan Iklim

Prioritas Pembangunan :

  1. Pengembangan kawasan aerotropolis
  2. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia
  3. Penanggulangan kemiskinan
  4. Pemberdayaan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah
  5. Optimalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik
  6. Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan

 

Unduh Dokumen : Paparan Pemkab Kulon Progo

168
Kursi Tersisa
dari total kapasitas 180
Warna Nametag Peserta: Hijau

Isu Strategis: Kabupaten Sleman

Tema Pembangunan Kabupaten Sleman 2027 : Peningkatan Daya Saing Ekonomi Melalui Transformasi Digital Didukung Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas

Isu Strategis Daerah Pengembangan Ekonomi

  1. Pengembangan sektor primer penguatan ketahanan pangan lokal hingga pengembangan rantai nilai global
  2. Peran kinerja sektor sekunder pada berbagai skala di panggung regional dan global
  3. Posisi dan peran sektor tersier di Kabupaten Sleman dalam tatanan ekonomi regional dan global
  4. Peningkatan daya saing daerah

Isu Strategis Daerah Pengembangan Sumber Daya Manusia

  1. Kualitas pengetahuan penduduk sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan dan daya saing global
  2. Kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman
  3. Pemerataan kesejahteraan

Isu Strategis Daerah Internalisasi Budaya Lokal

  1. Internalisasi budaya lokal

Isu Strategis Daerah Pengembangan dan Pemerataan Infrastruktur

  1. Penguatan infrastruktur untuk peningkatan daya lenting dan daya saing
  2. Perwujudan ruang wilayah huni yang manusiawi dan penyelenggaraan pengelolaan perkotaan yang berkelanjutan

Isu Strategis Daerah Pelestarian Lingkungan Hidup

  1. Perbaikan kualitas lingkungan hidup sebagai fondasi dasar pembangunan dan kontribusi peran dalam pembangunan berkelanjutan
  2. Ketangguhan terhadap bencana

Isu Strategis Daerah Transformasi Tata Kelola Pemerintahan

  1. Demokratisasi dan tata kelola pemerintahan
  2. Penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan
  3. Pengembangan SDM dan tata kelola pemerintahan
  4. Pemanfaatan teknologi informasi dan tata kelola pemerintahan
  5. Reformasi kalurahan

Unduh Dokumen : Paparan Pemkab Sleman

174
Kursi Tersisa
dari total kapasitas 180
Warna Nametag Peserta: Biru

Isu Strategis: Kota Yogyakarta

Jogja Center of Excellence and Referral

“Kota Yogya punya modal sumber daya manusia (SDM) yang besar untuk dikembangkan. Ketika modal SDM kita berkualitas maka bisa membawa Kota Yogya menjadi rujukan bagi kota dan kabupaten lain, terutama melalui kerja akademik yang kredibel”

8 Program Prioritas :

  1. Meningkatkan derajat Pendidikan warga
  2. Meningkatkan kualitas dan keadilan pelayanan kesehatan rakyat
  3. Meningkatkan produktivitas dan daya saing produk ekonomi rakyat
  4. Meningkatkan kemandirian ekonomi daerah
  5. Meningkatkan kualitas layanan publik dan kepastian hukum
  6. Meningkatkan kualitas kehidupan sosial warga
  7. Mewujudkan tujuan keistimewaan DIY
  8. Meningkatkan kualitas lingkungan dan ketangguhan warga

Dilaksanakan dengan :

  1. Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia;
  2. Pemantapan Kualitas Infrastruktur, Tata Ruang, dan Lingkungan yang Aman dan Nyaman
  3. Peningkatan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat
  4. Pemantapan Kinerja Aparatur dan Birokrasi untuk Pelayanan Publik

Unduh Dokumen : Paparan Pemkot Yogyakarta

169
Kursi Tersisa
dari total kapasitas 180
Warna Nametag Peserta: Ungu
Panduan Tempat & Denah

Venue & Petunjuk Lokasi

Panduan tata ruang, denah floorplan, dan petunjuk kemudahan akses lokasi bagi peserta SSTY 2026

Ballroom
Lokasi utama - Lantai 2
Perbesar

Ballroom

Lokasi berada di lantai 2
Breakout Room 1-3
Ballroom
Perbesar

Breakout Room 1-3

Lokasi utama pada ballroom akan dipecah menjadi 3 breakout room pada sesi siang
Booth Pameran
Lantai Basement
Perbesar

Booth Pameran

Turun satu lantai dari loby utama
Dokumentasi Acara

Galeri SSTY

Momen dan rekaman video kegiatan Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta

Video Kegiatan

Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta 2026 — Breakout Room: Ketahanan Pangan & Kesehatan

Menyaksikan para saintis Yogyakarta merumuskan solusi nyata untuk dua isu strategis bangsa: ketahanan pangan di tengah perubahan iklim, dan transformasi layanan kesehatan menuju kemandirian nasional.

After Movie Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta (SSTY) 2025

LLDIKTI Wilayah V kembali menghadirkan langkah nyata dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Yogyakarta. Bertempat di Auditorium Driyarkara USD, kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Dr. Fauzan Adziman, Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Prof. Yos Sunitiyoso, serta perwakilan Gubernur DIY, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga.