Leadership dan Penguatan Perguruan Tinggi

Leader perlu meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan atau continuous improvement. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. dalam Rapat Koordinasi dengan tema “Training of Leadership dalam Pelaksanaan Kegiatan Akademik dan Non Akademik” pada Rabu (11/1) di Griya Persada Convention Hotel & Resort, Sleman, Yogyakarta.

Mantan Ketua APTISI ini mengemukakan bahwa menjadi pemimpin itu tidak harus mengakomodasi semua kepentingan dan tidak harus menyenangkan semua orang, if you want to make everyone happy, don’t be a leader – sell ice cream (jika ingin menyenangkan semua orang, jangan jadi pemimpin – juallah es krim). Lebih lanjut Prof Edy menunjukkan bahwa dalam leaderships diperlukan communication skills, untuk dapat mempengaruhi orang lain untuk mengikuti. “Leaderships didalamnya termasuk suatu proses pengaruh sosial, yang memaksimalkan upaya orang lain, menuju pencapaian suatu tujuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, anggota Paramparapraja ini menambahkan bahwa dalam leaderships diperlukan competency, integrity, commitment, dan discipline. “Competency termasuk didalamnya pemimpin harus cerdas, memahami prinsip dan bidang terkait core organisasi, memiliki sesuatu yang bisa berkontribusi pada kemajuan lembaga, serta memiliki kapasitas mengelola lembaga,” ungkapnya.

Kemudian, Prof Edy menunjukkan bahwa integrity adalah bertindak sesuai dengan kata-kata mereka, yaitu mempraktikkan apa yang mereka sampaikan dan mengakui kesalahan mereka. “Commitment merupakan mengabdikan upaya mereka untuk meneruskan nilai dan tujuan perusahaan dengan menginvestasikan waktu untuk mengejar kebutuhan organisasi dan anggota tim lainnya,” katanya.

“Kriteria keempat adalah discipline, yaitu disiplin waktu dan melakukan secara konsisten setiap hari, dimana pemimpin harus mengelola dirinya sendiri, memimpin orang lain, dan menjaga agar organisasi tetap mengarah ke arah yang benar,” tutupnya.

Humas@UWM


BAGIKAN