Pembaca yang kreatif, mendengarkan petikan lirik lagu Mawar Eva De Jongh yang berjudul Lebih Dari Egoku. “Perih bagiku. Menahan marahku. Tapi ku akan lakukan. Bahkan lebih dari itu. Aku yang minta maaf walau kau yang salah. Aku kan menahan walau kau ingin pisah. Karna kamu penting. Lebih penting dari semua yang ku punya. Jika kamu salah aku akan lupakan. Walau belum tentu kau lakukan yang sama. Karna untukku kamu lebih penting dari egoku.”
Ternyata guru vocalnya bernama Tri Adinata yang sempat viral di media sosial. Pak Tri yang mengajar di sekolah Al Azhar Medan adalah seorang guru yang sangat kreatif mengajar di kelas. Belajar gitar dan olah vocal terlihat terasa mudah dan menyenangkan. Itulah yang terlihat dalam banyak tayangan video. Salah satunya ketika persembahan lagu wisudawan sekolah menampilkan ratusan siswa yang bernyanyi sambil bermain gitar.
Pembaca yang kreatif, dalam pekerjaan dan bisnis ada saja hal yang membuat ego Anda muncul. Orang yang kuat bukan yang pandai berkelahi namun yang bisa mengalahkan egonya. Beberapa saran, bisa Anda lakukan untuk mengelolanya. Pertama, Anda bisa marah namun lebih memilih menahan diri. Lirik, “Perih bagiku, menahan marahku, tapi ku akan lakukan, bahkan lebih dari itu,” menggambarkan bahwa manusia tidak lepas dari rasa amarah namun andalah yang menjadi sutradaranya. Andalah yang bisa meluapkan dan menahannya, bahkan menghilangkannya. Sampai tahap tertinggi memaafkan. Walaupun bagi sebagian orang itu tidak mudah. Namun Anda mampu melakukannya. Mengapa? Karena diri anda lebih besar dari kemarahan itu.”
Kedua, katakan jika Anda butuh bantuan. Perbedaan pandangan dalam berkomunikasi bisa saja membuat anda malas bekerja sama dengan rekan Anda sendiri. Namun ingatlah, kita tidak akan menjadi superstar dengan bekerja sendirian. Pekerjaan akan lebih menyenangkan bersama orang lain dan mendukung orang lain mencapai target pekerjaan mereka. Tidak akan ada yang berkurang dari diri anda jika membantu orang lain sukses. Malah anda akan mendapatkan kebaikan lebih banyak dari yang anda berikan.
Lirik, “Aku yang minta maaf walau kau yang salah, aku kan menahan walau kau ingin pisah, karna kamu penting, lebih penting dari semua yang ku punya”, menunjukkan kerendahan hati Anda. Dalam pekerjaan, walaupun sebenarnya Anda tidak salah. Namun memulainya dengan memahami bisa saja anda yang kurang peka. Ada saja yang luput dari perhatian anda. Rekan kerja, tim yang solid, pencapaian keberhasilan lebih penting dari sekedar keinginan anda sendiri. Kedewasaan berpikir memberikan pandangan bahwa orang yang anda cintai lebih penting dari sesuatu (misal harta/tahta) yang anda miliki. Anda tahu sempurnanya pekerjaan dan bisnis akan lebih terasa jika melakukannya bersama-sama.
Ketiga, carilah sesuatu yang lebih penting dari ego. Lirik, “Jika kamu salah aku akan lupakan, walau belum tentu kau lakukan yang sama, karna untukku kamu lebih penting dari egoku.” Makna lirik ini agak mirip dengan cerita, ketika seorang bijak berkata kepada saya sewaktu meminta pendapat mengenai seseorang yang meminta bantuannya. Walaupun orang yang meminta bantuan ini bukanlah orang yang diinginkan sebagian orang. Kalimat yang terucap adalah, “Orang yang tidak lebih baik saja, saya masih terima dan maafkan.” Teman saya, yang juga seorang coach menambahkan “Tujuan hidup lebih penting dari ego.”
Pembaca yang kreatif, apa/siapa yang lebih penting dari ego Anda?
Sehat dan sukses selalu.
Tulisan ini telah dimuat di harian Republika tanggal 22 Oktober 2021 Rubrik Inspira halaman 8.