Pembaca yang kreatif, salah satu perusahaan makanan melakukan tes singkat kepada pegawai mereka. Para pegawai bergantian memasuki ruangan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada mereka lewat lembaran yang telah disiapkan. Selain itu disiapkan juga kamera tersembunyi untuk melihat ekspresi pegawai dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.
Anda juga bisa ikutan menjawabnya untuk mengetahui lebih dalam tentang apa yang sudah anda lakukan. Berikut ini, beberapa pertanyaan yang diajukan kepada para pegawai secara bergantian. Anda boleh menjawabnya sambil menyamakan apa yang dirasakan oleh pegawai diruangan itu.
Pertanyaan pertama, berapa hari dalam sebulan Anda bekerja? Pertanyaan yang sangat mudah dan kelihatan beberapa pegawai mengingat masa kerjanya dan ada juga yang menguatkan dengan menghitung menggunakan jarinya. Kedua, apakah Anda masih tinggal bersama ibu? Terlihat para pegawai sangat mudah menjawab pertanyaan ini karena pilihannya hanya ya atau tidak. Ketiga, apa pembicaraan terakhir Anda dengan ibu? Mulai terlihat ekspresi empat pegawai pria. Satu pegawai memandang ke kanan depan. Pegawai satunya memandang ke kiri bawah. Pegawai satu lagi mengusap keningnya dengan tangan kanan sambil memegang pulpen dan satu pegawai lagi terlihat tertunduk.
Pertanyaan keempat, kapan terakhir kali Anda bersenang-senang bersama ibu? Terlihat pandangan pegawai wanita dan pria menunjukkan ekspresi lebih dalam. Kelima, apa makanan kesukaan ibu anda? Mulai terlihat pegawai yang termenung, berpikir bingung, sampai menundukkan kepala. Keenam, kapan terakhir kali Anda makan bersama ibu? Seorang pegawai pria, mengepalkan tangan di pipinya. Seorang pegawai wanita menarik nafas panjang. Seorang pegawai wanita yang lain terlihat terisak sambil menuliskan sesuatu.
Ketujuh, pernahkah anda berkata kepada ibu bahwa Anda mencintainya? Menghadapi pertanyaan ini semua pegawai tertunduk dan mulai berlinang air mata. Kedelapan, apa yang membuat ibu Anda senang? Tangisan mulai basah dan terisak walaupun para pegawai mencoba menuliskan jawaban pertanyaan itu di kertas. Kesembilan, apa yang akan Anda lakukan jika mempunyai kesempatan makan bersamanya? Tangisan pegawai sudah tidak terbendung lagi dengan pertanyaan itu. usapan air mata tak terbendung terlihat dari salah satu pegawai wanita.
Pembaca yang kreatif, perusahaan itu menyampaikan permohonan maafnya karena terkadang di hari liburpun pegawai harus masuk bekerja. Situasi ini memang tidak mudah karena bagi perusahaan makanan, hari libur adalah masa yang ramai pengunjung. Pelanggan datang untuk menikmati waktu bersama keluarga. Namun perusahaan ingin memberikan kesempatan kepada para pegawai mereka untuk makan bersama ibunya di restoran sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Beberapa hari kemudian para pegawai terlihat bergandengan tangan bersama ibu mereka datang kerestoran untuk menikmati momen makan siang. Ekspresi bahagia terlihat dari mereka berdua yang dilayani sangat baik. Mengapa perusahaan mau melakukan ini? Sambil menikmati makan bersama, kita tunggu jawaban pada Jumat depan.
Sehat dan sukses selalu.
Tulisan ini telah dimuat di harian Republika tanggal 11 Juni 2021 Rubrik Inspira halaman 8.