Serunya 17-an ala KPBB UAJY

Merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu dimeriahkan dengan perlombaan yang bisa diikuti dari anak-anak sampai lansia. Perlombaan ini biasa dilakukan di tingkat RT sampai ke ranah kantor maupun komunitas. Jenis perlombaan pun beragam dari tradisional, umumnya seperti panjat pinang atau tarik tambang, sampai ke pengembangan jenis dengan sepak bola pakai daster. Semua menuntut ketrampilan tinggi tapi juga menarik tawa dengan kelucuan tingkah laku peserta dan jenis lomba.

Tak ketinggalan pula, Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KPBB UAJY) menyelenggaraan Lomba 17-an yang diikuti oleh mahasiswa dan karyawan UAJY. Lomba dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Agustus 2023 di Kampus I UAJY Gedung Alfonsus Jl Mrican Baru No. 28, Yogyakarta.  Walaupun mahasiswa sedang libur tidak ada perkuliahan, atensi peserta cukup tinggi dengan pendaftar sejumlah 60 orang.

Teknis lomba cukup berbeda dari biasanya, yaitu memakai skema per tim yang terdiri dari tiga orang. Bila peserta tidak punya tim, mereka tetap bisa mendaftar dan tim KPBB membantu mencarikan anggota tim yang lain. Hasilnya, pendaftar terdiri dari 18 tim dan 6 pendaftar individu.

“Pendaftaran individu ini membuka peluang peserta yang tidak punya tim, tapi semangat untuk ikut. Cara ini bisa memperluas pertemanan dan juga tidak mematikan minat dan bakat yang akan terolah,” jelas Kepala KPBB UAJY, R.A. Vita Astuti, Ph.D.

Penilaian lomba adalah poin yang dikumpulkan oleh masing-masing tim yang menang dalam mata lomba: Kuis Kemerdekaan, Lomba Sendok dan Kelereng, Lomba Pensil dalam Botol, Lomba Makan kerupuk dan Lomba Balap Karung. Selain itu peserta lomba mendapatkan fasilitas alat face painting gratis yang bisa dengan kreasi sendiri. Hiasan terbaik berbentuk peta Pulau Sumatra

Benefit dari lomba ini adalah sertifikat minat dan bakat yang bisa digunakan untuk poin mahasiswa ataupun karyawan. Selain itu Juara 1 mendapatkan uang sejumlah Rp 475.000, Juara 2 sejumlah 375.000 dan Juara 3 sejumlah Rp 250.000, semua dipotong pajak 6%. Hadiah diberikan langsung setelah poin direkap pada hari yang sama.

Juara 1 diraih oleh Tim Jamet Kudasi yang mendapatkan poin bonus karena sebagai tim pendaftar pertama. Agnes, salah satu anggota Tim Jamet Kudasi menyampaikan, “Rangkaian acaranya amat menyenangkan!”

Tim Purbalingga mendapat poin bonus memakai kostum heboh, yaitu baju SD, tapi tidak menjuarai mata lomba. Nama tim ini ternyata singkatan. “Purbalingga adalah Pura-Pura Bahagia Padahal Nggak,” jelas Riri anggota tim.

Tim yang lain memakai nama-nama lucu, seperti Ikan Teri Andaliman. Tapi ada juga nama-nama kota. “Ini karena mereka tidak mendaftarkan nama tim, lalu kami buatkan nama kota saja,” papar Zefanya, salah satu Student Staff KPBB UAJY.

Lomba 17-an adalah salah satu perwujudan program pelatihan budaya dari KPBB UAJY. Tidak banyak generasi muda sekarang yang mengalami bermain di lapangan karena lebih tertarik bermain gadget: handphone atau komputer. KPBB memberi peluang peserta untuk melatih dan menantang ketrampilan motorik mereka, serta membudayakan Lomba 17-an. Sampai jumpa tahun depan!

###


BAGIKAN