LLDIKTI Wilayah V berkomitmen penuh menolak suap, korupsi, nepotisme, dan segala bentuk gratifikasi.
Sistem Pelaporan Gratifikasi Online milik KPK untuk melaporkan penerimaan gratifikasi secara transparan.
Kanal pengaduan resmi Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Saluran resmi pengaduan pelayanan publik nasional jika Anda menemukan ketidaksesuaian prosedur pelayanan.
Komitmen LLDIKTI Wilayah V Menuju WBBM: Wujudkan Birokrasi Bersih dan Melayani
|
Puji syukur kehadirat Allah SWT, LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta resmi merilis Program Kerja Tim Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Setelah sukses mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), langkah ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mendukung Program Prioritas ke-8 Presiden melalui strategi Leapfrogging untuk meningkatkan mutu PTS di DIY berbasis Joint Resources. Program kerja digital ini dirancang sebagai panduan strategis dan inovatif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan prima. 6 (enam) Target Prioritas Pembangunan ZI menuju WBBM:
Melalui transparansi program ini, kami berharap seluruh stakeholder dan masyarakat dapat ikut mengawal serta mendukung terwujudnya Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian kita. |
Latar Belakang
Pasca meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) pada Desember 2023, LLDIKTI Wilayah V kini memasuki fase pemantapan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Fokus utama tidak lagi sekadar pemenuhan administratif, melainkan penguatan budaya kerja berintegritas dan peningkatan kualitas layanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.
Upaya ini diintegrasikan langsung untuk mendukung Program Prioritas ke-8 Presiden (Penguatan Pendidikan, Sains, Teknologi, dan Digitalisasi). Menjawab tantangan rendahnya capaian akreditasi unggul di Daerah Istimewa Yogyakarta (baru ~10% PTS dan ~26,5% Prodi yang berstatus Unggul), LLDIKTI Wilayah V menginisiasi strategi Leapfrogging berbasis Joint Resources.
Strategi kolaboratif ini terbukti efektif, di mana hingga akhir tahun 2024 telah menghasilkan ratusan dokumen kerja sama (99 MoU, 192 MoA, 204 IA, dan 99 Komitmen Bersama antar-PTS) dengan target ambisius mencapai 51,15% Prodi terakreditasi Unggul dalam empat tahun ke depan. Oleh karena itu, Program Kerja Tim ZI-WBBM ini disusun sebagai pedoman operasional guna menyelaraskan agenda Reformasi Birokrasi dengan akselerasi mutu pendidikan tinggi.
Dasar Hukum
Maksud dan Tujuan
Sebagai kerangka kerja strategis untuk mendukung Program Prioritas Presiden melalui akselerasi transformasi tata kelola institusi menuju WBBM, sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu dan daya saing PTS di DIY.
Evaluasi Pembangunan ZI-WBK dan Permasalahan pada LLDikti Wilayah V

Dalam rangka menyukseskan Pembangunan ZI-WBBM-WBBM di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, selama tahun 2025 telah dilaksanakan berbagai kegiatan yang sebelumnya telah dituangkan dalam Program Kerja Tahun 2025. Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti:
Dari permasalahan yang dihadapi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V tersebut, masih banyak ruang yang bisa diperbaiki dan ditingkatkan dalam Pembangunan ZI-WBBM-WBBM Tahun 2026 seperti:
Perencanaan Pembangunan ZI Menuju WBBM
Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V telah dimulai sejak tahun 2024 dan terus dilanjutkan serta diperkuat pada tahun 2025 dan 2026. Upaya tersebut direncanakan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai berikut:
Program Prioritas Pembangunan ZI menuju WBBM Tahun 2026
Secara garis besar, kebijakan pelaksanaan program prioritas Pembangunan ZI-WBBM di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V adalah:
Penyusunan Program Kerja
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V pada tahun 2023 telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sehingga tugas berikutnya adalah melaksanakan Pembangunan ZI-WBBM. Dalam rangka Pembangunan ZI-WBBM ini, diperlukan program kerja yang terencana, terukur, dan mempunyai target prioritas yang jelas, sehingga Pimpinan dibantu oleh Tim Pembangunan ZI-WBBM bersama-sama menyusun program kerja tahun 2026.
Program Kerja Pembangunan ZI menuju WBBM Tahun 2026
Dalam rangka melanjutkan Pembangunan ZI-WBBM tersebut, maka pada tahun 2026 ini Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V telah mengangkat dan menetapkan Tim Pembangunan ZI-WBBM tahun 2026. Untuk melaksanakan tugasnya, tim ini memerlukan program kerja yang terencana, terukur, dan mempunyai target prioritas yang jelas. Program Kerja Pembangunan ZI-WBBM tahun 2026 disusun sebagai kerangka operasional untuk mendukung dan mewujudkan Program Prioritas Presiden, khususnya Prioritas ke-8 tentang penguatan pendidikan, sains, teknologi, dan digitalisasi. Melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, percepatan transformasi digital di perguruan tinggi, serta pengembangan ekosistem riset yang terintegrasi, LLDIKTI Wilayah V berkontribusi dalam membangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge society). Komitmen tersebut diwujudkan antara lain melalui Program Leapfrogging berbasis Joint Resources yang mendorong penguatan tata kelola institusi, kolaborasi riset, serta peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan guna meningkatkan daya saing dan dampak Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Di sisi lain, program kerja ini juga menjadi kerangka strategis dalam mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani secara berkelanjutan di lingkungan LLDIKTI Wilayah V.
Adapun program kerja pembangunan ZI-WBBM Tahun 2026 meliputi:
Program Leapfrogging berbasis Joint Resources
Program Leapfrogging berbasis Joint Resources merupakan strategi dalam mewujudkan Program Prioritas ke 8 Presiden yaitu Penguatan pendidikan, sains, dan teknologi, serta digitalisasi. LLDIKTI Wilayah V terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang berdaya saing dan memberikan dampak manfaat bagi masyarakat dengan mendorong penguatan tata kelola institusi, kolaborasi riset berbasis joint resources, dan penguatan kualitas sumber daya dosen serta tenaga kependidikan.
Program Kerja 6 (enam) Area Perubahan
Dideskripsikan pada section di bawah
Pilih salah satu area di bawah ini untuk melihat narasi detail dan daftar dokumen pendukung/eviden.
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Pelaksanaan Manajemen Perubahan bertujuan untuk mentransformasi sistem dan mekanisme kerja organisasi serta mindset (pola pikir) dan cultureset (cara kerja) individu ASN. Kondisi yang ingin dwujudkan yaitu perubahan pola pikir dan budaya kerja pada unit kerja, menurunnya resiko kegagalan akibat resistensi terhadap perubahan dan erimplementasinya Core Value ASN Berakhlak. Perubahan-perubahan tersebut diharapkan dapat membawa Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V menuju predikat WBBM pada tahun 2026.
Tujuan ini bisa diupayakan dengan cara melakukan pengelolaan sumber daya yang ada di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V semaksimal mungkin, di bawah arahan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V sebagai pemimpin sekaligus role model didukung agen-agen perubahan yang terpilih serta melibatkan seluruh pegawai di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V.
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Area penataan tata laksana adalah salah satu dari 6 area yang menjadi fokus dalam program pembangunan ZI-WBBM di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V. Penataan tata laksana berhubungan dengan upaya perbaikan dan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja di instansi pemerintah agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Penataan tata laksana dilakukan melalui serangkaian proses analisis dan perbaikan tata kelola birokrasi dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, dan terukur. selain menata prosedur standar kerja dalam penyelenggaraan layanan pemerintahan kepada pemangku kepentingan, sehingga mampu meningkatkan efektivitas layanan.
Tujuan penataan tata laksana adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja.
Dalam rangka melaksanakan program pembangunan ZI-WBBM di area Penataan Tata Laksana di LLDikti Wilayah V tahun 2026, disusunlah beberapa program kerja antara lain:
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Dalam rangka melaksanakan agenda reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas yang dilakukan di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, maka dipandang perlu untuk mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia yang ada. Dengan hal tersebut diharapkan sumber daya manusia di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V menjadi lebih profesional, efisien, efektif dan produktif sehingga mampu memberikan layanan yang terbaik kepada stakeholder. Sebagai upaya mendukung agenda reformasi birokrasi tersebut, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V perlu menyusun program Area Penguatan Sistem Manajemen SDM Aparatur.
Area Penguatan Sistem Manajemen SDM Aparatur diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan pemerintah.
Dalam rangka melaksanakan program pembangunan ZI-WBBM di area Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V pada tahun 2026 disusunlah beberapa program kerja antara lain:
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Akuntabilitas kinerja adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/ kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan dalam mencapai tujuan organisasi.
Meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Pengawasan (controlling) merupakan salah satu fungsi manajemen yang penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tujuan utama pengawasan adalah menjaga dan menjamin agar penyelenggaraan pemerintahan dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan secara ekonomis, efektif, dan efisien serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Untuk mencapai tujuan itu, pelaksanaan fungsi pengawasan harus dapat mendorong penyelenggaraan pemerintahan ke arah penerapan prinsip-prinsip penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance).
Penguatan pengawasan bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.
Target yang ingin dicapai :
Lembar Kerja Evaluasi & Bukti Dukung
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dilaksanakan untuk mendorong pelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan pemangku kepeningan di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V. Peningkatan tersebut diharapkan dapat membawa Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026. Tujuan ini bisa dicapai dengan cara melakukan penetrasi-penetrasi pada aspek-aspek pelayanan publik diantaranya, standart pelayanan, budaya pelayanan prima, penanganan pengaduan dan permohonan informasi, survei kepuasan masyarakat, serta penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan. Diharapkan dengan usaha yang akan dilakukan dapat mencapai keberhasilan pembangunan area peningkatan kualitas pelayanan publik yang berjalan efisien, efektif, berkualitas, mudah diakses, transparan, serta akuntabel, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi. Hal ini mencakup penggunaan sumber daya optimal, pencapaian tujuan yang berdampak positif, pelayanan ramah dan akurat, akses tanpa diskriminasi, proses terbuka, serta tanggung jawab dari penyedia layanan.
Liputan dan publikasi Pembangunan Zona Integritas LLDikti Wilayah V di media massa